Tanggapi Berita Mundurnya Jaksa Agung RI, Generasi Muda Adhyaksa Mengutuk Keras Tindakan Oknum Yang Membuat Berita Hoak

Nasional99 Dilihat

Tekadnews.com,Jakarta – Saat ini tingkat kepercayaan publik terhadap Kejaksaan RI

berdasarkan hasil survei mencapai 81 %, hal ini merupakan
refleksi dari performa Kejaksaan yang berhasil mengungkap
kasus-kasus korupsi kelas kakap yang mengakibatkan kerugian
negara bernilai trilyunan seperti kasus Jiwasraya dan Asabri dsb.

Bahkan saat ini Kejaksaan sudah berhasil menangani perkara
yang merugikan perekonomian negara, program Restoratif
Justice yang berpedoman pada Peraturan Jaksa Agung Nomor
15 Tahun 2020 mendapat sambutan yang baik dari masyarakat,
yang mana hal tersebut sejalan dengan komitmen Jaksa Agung
untuk “Tajam Keatas Humanis Kebawah”.

Namun ditengah hiruk pikuk Kejaksaan menunjukkan performanya terdapat
oknum pihak yang mencoba menghalangi bersinarnya cahaya
keberhasilan performa Kejaksaan di Republik Indonesia.

Hal ini ditegaskan PERSATUAN JAKSA INDONESIA Generasi Muda Adhyaksa DR. REDA MANTHOVANI, SH. LLM DAN DR. R. NARENDRA JATNA, SH. LLM pada siaran pers, Selasa (18/7/2023) kepada awak media.

Upaya jahat itu dikatakannya adalah dengan membuat sebuah kabar bohong/ (fake news) menyampaikan kabar palsu tentang kesehatan Jaksa
Agung, berita palsu pergantian jabatan Jaksa Agung ST
Burhanuddin dan yang terakhir tentang mundurnya Jaksa Agung
dari pemerintahan dengan menyebarkannya diberbagai platform media sosial maupun media elektronik.

“Kami, Reda Manthovani dan Narendra Jatna (Pengurus Persatuan Jaksa) dan
Generasi Muda Adhyaksa, menegaskan bahwa jajaran Jaksa
Agung Muda dan Badan Diklat Kejaksaan RI serta jajaran
Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri di seluruh Indonesia
tetap solid dalam mendukung kerja Jaksa Agung ST Burhanuddin.” Tegasnya.

Segenap Generasi Muda Adhyaksa dalam hal ini mengutuk keras
tindakan oknum jahat yang membuat hoaks dan fake news atas berita palsu tersebut serta meminta oknum yang tidak
bertanggung jawab tersebut untuk segera menghentikan aksi
jahatnya, dan apabila mereka masih melanjutkan perbuatannya
menyebar luaskan berita bohong tersebut, maka kami generasi
muda Adhyaksa tidak segan segan akan tegas mengambil
langkah hukum .

Tindakan jahat ini disebutkannya bukan saja melukai seluruh perasaan insan Adhyaksa se-Indonesia namun juga melukai rasa keadilan dan kepercayaan publik yang begitu tinggi terhadap Kejaksaan.(Kar)